Kamis, 05 April 2012

ku tetap tersenyum akhi

" dipelataran harapan aku menunggumu"  sebuah kalimat yang pernah saya lontarkan untukmu
akhi........
aku senantiasa setia pada ketulusanku, aku selalu setia pada janji yang kau ucapkan padaku
akhi.......
tahukah engkau bahwa setiap hari aku selalu bertanya kepada angin tentang kabarmu, karena aku ingin mengetahui kabarmu
akhi..........
suatu ketika angin datang mengabarkan tentang dirimu padaku bahwa saat itu engkau telah mengkhitbah teman terbaikku, begitu terlukanya aku akhi......
ternyata ujung harapanku hanyalah jurang dalam yang menyeramkan, angin menceritakan semuanya padaku, aku sungguh tak kuasa.....
sesungguhnya aku tidak ingin masuk kedalam jurang menyeramkan itu, ku tertatih di bibir jurang yang menyeramkan itu sambil bergumam, ternyata penantianku salah.....penantianku salah.....penantianku salah........
kini aku lihat jurang yang menyeramkan itu dengan linangan air mata dan hati yang terluka..........
angin...mengapa engkau baru menceritakannya sekarang padaku entang perasaannya terhadapku mengapa tidak dari dulu,mengapa...................mengapa angin..............., padahal aku setia tanpa lelah dan letih menanti harapan itu
oh angin............bawalah aku terbang, aku tidak mau masuk kedalam jurang yang menyeramkan itu.....
tapi........akhi.........
bahagialah kau dengannya,aku akan tetap tersenyum walau hatiku pilu dan kelu karenamu akhi ( aang )..............

catatan senja

di bawah langit cintaMu ku benamkan asa
terkhusukku dalam muhasabah Sunyi  ku
gelombang kecewa menghantam tegarnya karang hati yang telah lama di bangun ke kokohannya
badai tak percaya menggetarkan jiwa yang senantiasa terjaga ketegarannya
senja……… begitu pandai kau tawarkan keelokanmu
begitu cerdas kau suguhkan cerita indahmu
sehingga terlena menumpahkan tinta emas dalam setiap catatan senjaku
bukan kepergian mu yang ku kecewakan
bukan karena keputusan mu yang ku sesalkan
tapi….. ketidak tulusanmu lah yang membuatku terhanyut dalam kesedihan
ku coba menahan gelombang, ku coba menahan badai agar aku tetap tersenyum sabar
senja…….kini kau telah mengakhiri catatan senjaku dengan tinta kebanggaanmu  
dengan rasa haru, ku tutup jua catatan senjaku dengan tinta beningku


Minggu, 19 Februari 2012

Salam Terindah

ku titipkan salam terindah ini 
salam sejahtera bagi para penghuni syurga....
salam yang harumnya melebihi kasturi, sejuknya melebihi embun pagi
salam hangat...
sehangat sinar mentari di waktu dhuha yang membuka pagi dengan hangat sinarnya
salam suci.....
sesuci air telaga kautsar yang jika direguk akan menghilangkan dahaga selama-lamanya
salam penghormatan....
kasih dan cinta yang tiada pernah pudar dan berubah dalam segala musim dan peristiwa

Minggu, 18 September 2011

Wanita Akhir zaman

Walau aku tidaklah semulia Khadijah, 
setaqwa Aisyah, setabah Fatimah, secantik Zulaikha, 
dan tidak pula seperti Hajar yang setia dalam kesengsaraan......
Tapi........ Aku hanyalah wanita biasa 
aku wanita akhir zaman yang mempunyai cita-cita ingin menjadi wanita yang sholehah,,,,
aku hanyalah wanita akhir zaman yang yang mempunyai cita-cita membangun keturunan,
aku hanyalah wanita akhir zaman yang belajar meniti sabar untuk menanti seorang imam yang telah Allah pilihkan........

Minggu, 24 April 2011

Buah pikiran Kartini

Kartini......terang nian pada kaum mu ketika berada dalam gelap gulita
habis topan datang lah reda
habis perang datanglah menang
habis duka datanglah duka
habis malam datanglah siang
habis gelap datanglah terang
wastaqo wabilhuda biharromi
laqodkana birohmatihi.....

Jumat, 25 Maret 2011

Sepenggal Inspirasi

1. Anda memiliki sebuah tubuh
Saat tiba di Bumi ini, kita diberi sebuah "tubuh".
Tubuh yang diberikan akan menjadi milik kita sepanjang masa kita berada disini. Cintailah atau bencilah dia, terimalah atau tolaklah, bagaimanapun juga tubuh itulah satu satunya yang akan bersama kita dalam masa hidup sekarang.Ia telah bersama sejak saat kita menghirup napas pertama sampai dengan detak jantung terakhir.

Karena tubuh kita tidak diperoleh atas dasar tanpa jaminan uang kembali, tanpa bisa ditukar maka sangatlah penting bagi kita untuk belajar mentransformasikan tubuh kita dari sekedar suatu sarana transportasi menjadi mitra tercinta dan sekutu sepanjang hidup.

Bagi banyak orang, tubuh mereka adalah sasaran penilaian mereka yang paling keras dan juga barometer untuk mengukur nilai kesempurnaan diri mereka sendiri. Mereka mengukur diri dengan patokan yang sulit dicapai dan memaki diri mereka sendiri karena tidak memenuhi patokan kesempurnaan.

Bila anda adalah salah satu dari sedikit orang yang beruntung, yang sudah merasakan tubuh anda sempurna seperti apa adanya sekarang dengan segala kekurangan dan kekuatannya maka anda sudah mengahayati pelajaran penerimaan.

Namun bila masih ada sebagian kecil diri anda yang percaya bahwa Anda akan lebih bahagia bila "bertubuh langsing, berwajah cantik, berwajah ganteng, lebih tinggi,lebih kokoh, atau perubahan perubahan fisik lainnya yang menurut anda akan seperti sulap mengubah kehidupan anda menjadi lebih baik, maka anda perlu mengambil waktu untuk mempelajari makna penerimaan yang sesungguhnya.
Penerimaan adalah tindakan menerima apa yang disajikan kehidupan kepada anda dengan sikap yang baik.

"Saya menemukan bahwa bilakita benar benar mencintai dan menerima serta mangakui diri kita apa adanya, maka semua dalam kehidupan ini akan berhasil" ( Louise Hay )
"Tubuh anda adalah kendaraan anda dalam hidup ini. Selama anda berada disini, hiduplah didalamnya.Cintailah,hormatilah,hargailah,dan sayangilahia, perlakukan dengan baik dan ia akan melayani anda dengan sepatutnya" ( Suzy Pruden )


2.Pelajaran Akan disajikan kepada anda

Anda sudah terdaftar pada sekolah informal yang disebut "kehidupan". Setiap hari anda akan memperoleh kesempatan untuk memetik pelajaran dalam sekolah ini. Anda bisa menyukai atau membenci pelajaran pelajaran itu, tetapi ini sudah dirancangnya sebagai bagian dari kurikulum Anda.
Mengapa anda ada disini? Apa tujuan Anda? Manusia sudah sejak lama berusaha mencari makna hidup. Namun yang sering dilupakan dalam menelusuri pencarian panjang ini adalah bahwa jawabannya tidak hanya satu. Makna kehidupan bagi masing masing individu berbeda beda. Setiap orang mempunyai tujuan sendiri dan jalan tertentu yang berbeda, yang unik dan terpisah dari tujuan dan jalan orang lain.
Sementara anda menapaki jalan hidup anda, berbagai pelajaran akan disajikan kepada anda yang perlu anda pelajari demi memenuhi tujuan anda. Pelajaran pelajaran yang dihadapkan kepada anda adalah spesifik bagi anda. Mempelajarinya adalah kunci penemuan dan pemenuhan makna hidup anda sendiri.

Sementara anda menjalani kehidupan anda, Anda mungkin akan menemui pelajaran
pelajaran penuh tantangan yang tidak dihadapi orang lain, sementara orang lain menghabiskan waktu bertahun tahun dengan berjuang melawan tantangan yang tidak anda alami
Anda tidak pernah tahu mengapa anda dianugrahi perkawinan yang bahagia, sementara teman teman anda tersiksa oleh percekcokan pahit dan perceraian menyakitkan, sama juga seperti anda tidak tahu pasti mengapa anda harus berjuang dalam bidang keuangan sementara teman teman anda menikmati harta berlimpah.
Satu satunya hal yang bisa anda pastikan adalah bahwa anda akan dihadapkan dengan semua pelajaran yang anda khususnya harus pelajari; Apakah anda memilih untuk belajar atau tidak, terserah sepenuhnya kepada anda.

Bila anda sanggup menangani tantangan ini, anda bisa mengungkap misteri tujuan hidup anda dan benar benar menghidupinya. Anda tidak lagi menjadi menjadi korban nasib atau keadaan dan menjadi kuat -- kehidupan tidak lagi sekedar"terjadi begitu saja". Bila anda berupaya menuju pemenuhan tujuan anda yang sesungguhnya, Anda akan menemukan karunia karunia hebat dalam diri anda yang mungkin belum pernah anda sadari bahwa anda memilikinya.
Proses ini tidak lah mudah, tetapi hasilnya sangat sepadan dan sebagai imbalan bagi perjuangannya.

"Saya menangis karena saya tidak mempunyai sepatu sampai saya melihat orang yang tidak punya kaki". (anonim)
"Anda memberi makan jiwa anda dengan memenuhi takdir anda". Harold Kushner