" dipelataran harapan aku menunggumu" sebuah kalimat yang pernah saya lontarkan untukmu
akhi........
aku senantiasa setia pada ketulusanku, aku selalu setia pada janji yang kau ucapkan padaku
akhi.......
tahukah engkau bahwa setiap hari aku selalu bertanya kepada angin tentang kabarmu, karena aku ingin mengetahui kabarmu
akhi..........
suatu ketika angin datang mengabarkan tentang dirimu padaku bahwa saat itu engkau telah mengkhitbah teman terbaikku, begitu terlukanya aku akhi......
ternyata ujung harapanku hanyalah jurang dalam yang menyeramkan, angin menceritakan semuanya padaku, aku sungguh tak kuasa.....
sesungguhnya aku tidak ingin masuk kedalam jurang menyeramkan itu, ku tertatih di bibir jurang yang menyeramkan itu sambil bergumam, ternyata penantianku salah.....penantianku salah.....penantianku salah........
kini aku lihat jurang yang menyeramkan itu dengan linangan air mata dan hati yang terluka..........
angin...mengapa engkau baru menceritakannya sekarang padaku entang perasaannya terhadapku mengapa tidak dari dulu,mengapa...................mengapa angin..............., padahal aku setia tanpa lelah dan letih menanti harapan itu
oh angin............bawalah aku terbang, aku tidak mau masuk kedalam jurang yang menyeramkan itu.....
tapi........akhi.........
bahagialah kau dengannya,aku akan tetap tersenyum walau hatiku pilu dan kelu karenamu akhi ( aang )..............
Kamis, 05 April 2012
catatan senja
di bawah langit cintaMu ku
benamkan asa
terkhusukku dalam
muhasabah Sunyi ku
gelombang kecewa
menghantam tegarnya karang hati yang telah lama di bangun ke kokohannya
badai tak percaya
menggetarkan jiwa yang senantiasa terjaga ketegarannya
senja……… begitu pandai kau
tawarkan keelokanmu
begitu cerdas kau suguhkan
cerita indahmu
sehingga terlena
menumpahkan tinta emas dalam setiap catatan senjaku
bukan kepergian mu yang ku
kecewakan
bukan karena keputusan mu
yang ku sesalkan
tapi….. ketidak tulusanmu lah
yang membuatku terhanyut dalam kesedihan
ku coba menahan gelombang,
ku coba menahan badai agar aku tetap tersenyum sabar
senja…….kini kau telah mengakhiri
catatan senjaku dengan tinta kebanggaanmu
dengan rasa haru, ku tutup
jua catatan senjaku dengan tinta beningku
Minggu, 19 Februari 2012
Salam Terindah
ku titipkan
salam terindah ini
salam
sejahtera bagi para penghuni syurga....
salam yang
harumnya melebihi kasturi, sejuknya melebihi embun pagi
salam
hangat...
sehangat sinar
mentari di waktu dhuha yang membuka pagi dengan hangat sinarnya
salam
suci.....
sesuci air
telaga kautsar yang jika direguk akan menghilangkan dahaga selama-lamanya
salam
penghormatan....
kasih dan
cinta yang tiada pernah pudar dan berubah dalam segala musim dan peristiwa
Langganan:
Postingan (Atom)

